|
by Unknown
Wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan ini dari Allah :
"..
Boleh jadi kalian membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagi kalian.
Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi
kalian.Allah Maha mengetahui kalian tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah
216)
Maka setelah ini wahai jiwa,
|
by Unknown
Latar Belakang Kisah
Karena sifat murah hatinya kepada
binatang seorang wanita yang selama hidupnya melacurkan diri akhirnya
masuk syurga. Kisah ini hendaknya menjadi teladan bagi kita semua agar
jangan pernah putus asa, mengharap kasih sayang dan ampunan Allah SWT.
Pada zaman
kenabian isa as, banyak terjadi kerusakan karena ulah kaisar romawi yang
zalim. Kelaparan dan kemiskinan merajalela di negeri palestina.
Berbagai cara dilakukan oleh rakyat terutama para kaum
|
by Unknown
Asallamu'alaikum.wr.wb
Ada seorang pemuda yang bertakwa, tetapi
dia sangat lugu. Suatu kali dia belajar pada seorang Syaikh. Setelah
lama menuntut ilmu, sang syaikh menasehati dia dan teman-temannya :
"Kaian tidak boleh menjadi beban orang lain. Sesungguhnya, seorang alim
yang menadahkan tangannya kepada orang-orang berharta, tak ada kebaikan
dalam dirinya. Pergilah kalian semua dan bekerjalah dengan pekerjaan
ayah kalian masing-masing. Sertakanlah selalu ketakwaan kepada Allah
dalam menjalankan
|
by Unknown
Rezeki tidak selamanya berarti materi. Namun ada hal yang jauh lebih indah dari materi, yaitu kekayaan hati.
Uang mudah dicari,namun kekayaan hati jarang dimiliki setiap insan di bumi ini. Padahal,dengan memiliki kekayaan hati maka akan dipermudah dalam mencari rejeki,termasuk materi.
Nah,berikut adalah 10 Cara Menjemput Rejeki:
1. Taqwa.
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)”.
|
by Unknown
Kepadamu yang akan menjadi pendampingku kelak..Terima kasih kerana telah memilihku di antara ribuan bidadari di luar sana yang siap untuk kamu pilih.. Padahal kamu begitu tahu, aku hanya wanita biasa, yang sangat jauh dari sempurna.Kerananya ku ingin kamu tahu, aku bukan wanita yang sempurna, aku begitu
|
by Unknown
Sharing dari Milis…
Pada suatu hari, seorang Ayah pulang dari bekerja pukul 21.00 malam. Seperti hari-hari sebelumnya, hari itu sangat melelahkan baginya. Sesampainya di rumah ia mendapati anaknya yang berusia 8 tahun yang duduk di kelas 2 SD sudah menunggunya di depan pintu rumah. Sepertinya ia sudah menunggu lama.”Kok belum tidur?” sapa sang
|
by Unknown
Bismillahirrahmanirrahim..
Untuk calon suami dunia akhiratku
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Duhai calon pemilik tulang rusukku, aku akan segera hadir dalam dinginnya malam dengan hangatnya jiwa. Ku tunggu hingga Ijab Kabul terucap dari lisanmu. Aku akan menjaga dalam harumnya semerbak dalam jiwaku, menunggu hingga engkau menahkodai bahtera kita. Ku kan berhijab dengan
|
by Unknown
Mengukir Maaf Di Hati
Dua orang sahabat karib sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir : HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU.
Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya.
Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU. Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, "Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu?" Temannya sambil tersenyum menjawab,"Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin MAAF datang menghembus dan menghapuskan tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak mudah hilang ditiup angin."
saudara/i ku ......Cerita di atas
|
by Unknown
Bagaimana kau hendak bersujud pasrah, sedang
Wajahmu yang bersih sumringah,
Keningmu yang mulia dan indah begitu pongah
Minta sajadah agar tak menyentuh tanah
Apakah kau melihatnya seperti iblis saat menolak
Menyembah bapamu dengan congkak
Tanah hanya patut diinjak, tempat kencing dan berak,
membuang ludah dan dahak
atau paling jauh hanya lahan pemanjaan nafsu serakah dan tamak
Apakah kau lupa bahwa
tanah adalah bapa dari mana ibumu dilahirkan
Tanah adalah ibu yang menyusuimu dan memberi makan
Tanah adalah kawan yang memelukmu dalam kesendirian
dalam perjalanan panjang menuju keabadian
Singkirkan saja sajadah mahalmu
Ratakan keningmu
Ratakan heningmuTanahkan wajahmu
Pasrahkan jiwamu
Biarlah rahmat agungAllah membelaimu dan
Terbanglah kekasih.
|
by Unknown
Tafakkur Sandal Jepit
Ada seorang teman bertanya, kenapa kalau seorang muslim masuk masjid selalu harus melepaskan sandal? Yang lainnya menjawab, sebab masjid itu suci sehingga sandal tidak boleh dipakai masuk ke dalam masjid. Jawaban tersebut ternyata tidak membuat si penanya tersebut merasa puas. Beraneka macam tanya berkecamuk dalam dadanya.
Ia kembali bertanya, Lha kalau kita beli sandal yang baru dari pasar dan masih belum dipakai, lalu sandal tersebut dipakai masuk ke masjid, boleh apa nggak? Yang lain pun tetap menjawab, tetap tidak boleh. Si penanya kembali melanjutkan rasa ingin tahunya. Ia kembali bertanya, alasannya apa kok tetap nggak boleh?